Salah satu pertanyaan mengenai Tahapan seleksi kerja yang sering saya terima sebagai berikut.  “Mas Diaz, mau tanya kalau interview kerja itu biasanya ditanyain apa aja sih ?”

Beberapa hari yang lalu saya di-WA salah seorang adek kelas saya. WA yang persis seperti kutipan di atas. Dia adalah seorang mahasiswa tingkat akhir yang memang baru akan memulai petualangan menjadi jobseeker.

Mencari pekerjaan, bagi para mahasiswa tingkat akhir, fresh graduate, atau bahkan para karyawan baru bisa jadi adalah suatu rutinitas penting yang harus dijalani. Motivasi untuk segera berpenghasilan, segera mandiri dan membahagiakan keluarga adalah beberapa faktor yang mendorong para jobseeker untuk terus bergerilya dari satu jobfair ke jobfair lain, dari satu job vacancy ke job vacany lain, sampai pada akhirnya mendapatkan pekerjaan yang diimpikan.

Bicara soal mencari pekerjaan tentunya erat kaitannya dengan seleksi kerja yang harus dilalui. Proses seleksi saat mencari kerja memang sangat berbeda dengan seleksi-seleksi yang dulu pernah dilalui saat sekolah ataupun kuliah. Di samping terdiri dari beberapa tahapan yang cukup banyak, banyak faktor X yang menentukan keberhasilan seseorang dalam seleksi kerja. Tapi yang pasti, dibutuhkan persiapan yang matang dan pemahaman yang mendalam agar bisa sukses seleksi kerja. Dalam artikel ini, kita akan berkenalan dengan tahapan-tahapan seleksi kerja yang umum dilakukan sebuah perusahaan, hal-hal apa yang perlu diketahui dalam tiap tahapan, dan kiat-kiat bagaimana melaluinya dengan baik. Artikel ini bersifat umum, pembahasan lebih detail dan teknis terkait masing-masing tahapan seleksi akan dibahas pada artikel lain.

1. Tahapan Seleksi Administrasi

Tahapan Seleksi kerja 1Tahapan ini adalah tahapan paling awal dan pasti akan dilakukan setiap perusahaan. Dalam tahapan ini pelamar diminta untuk mengumpulkan berkas-berkas yang dibutuhkan perusahaan sebagai acuan untuk mengetahui informasi dasar mereka. Beberapa berkas yang perlu disiapkan saat seleksi administrasi adalah CV, surat lamaran, transkrip, ijazah, dan pas foto terbaru. Pada tahapan ini, 99% bisa Anda lalui dengan baik selama Anda memenuhi persyaratan yang diminta perusahaan dan deadline pengumpulan berkas belum ditutup.

Tahapan ini mungkin terkesan yang paling mudah dan sering diremehkan, namun kadang suka bikin repot juga, apalagi kalau kita bukan termasuk orang yang telaten dalam mengelola berkas. Jika Anda sedang melamar kerja di banyak perusahaan, ada baiknya Anda menyimpan copy untuk setiap berkas dalam jumlah cukup, lalu simpan setiap berkas di rumah pada tempat khusus dan diberikan label identitas sehingga ketika sewaktu-waktu dibutuhan, Anda tak akan kesulitan mencarinya.

2. Tahap Psikotes

Tahapan Seleksi kerja 2

Pada tahapan ini Anda akan diminta mengerjakan serangkaian tes psikologi yang bermacam-macam jenisnya namun dengan waktu yang sebagian besar sangat terbatas. Psikotes sendiri bertujuan untuk menilai karakter dan kecenderung sikap perilaku seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan. Siapkan alat-alat tulis yang harus Anda gunakan, seperti pensil HB, pulpen, pensil 2B, bila perlu bawa juga papan untuk memudahkan Anda mengerjakan.

Sebenarnya untuk dapat lolos tahapan ini gampang-gampang susah. Yang pasti, persiapkan diri dengan banyak berlatih soal-soal psikotes yang bisa didapatkan lewat buku-buku latihan psikotes atau dari internet, siapkan alat tulis, dan yang paling penting jaga kesehatan dengan tidur cukup sehari sebelum tes. Karena psikotes sendiri bukanlah tes yang susah dikerjakan seperti layaknya UNAS atau SBMPTN, namun untuk mengerjakan psikotes diperlukan kondisi fisik dan daya tahan tubuh yang mendukung karena tes sendiri biasanya dilakukan seharian, terdiri dari beragam jenis tes dengan waktu pengerjaan terbatas. Tentu, diperlukan fokus pikiran yang mendukung untuk mengerjakannya. Dan fokus sedikit banyak didapat dari kondisi fisik yang baik.

Psikotes Online

3.Tahap Interview HRD

Dalam tahapan ini, pelamar akan digali informasinya lebih lanjut seputar kepribadian pelamar, kekuatan dan kelemahan pelamar, alasan mengapa pelamar ingin bekerja di perusahaan tersebut dan mengapa pelamar pantas diterima. Pada tahapan ini biasanya pelamar akan bertemu dengan bagian HRD perusahaan. Disini, HRD akan memeriksa kesesuaian data hasil psikotes pelamar dengan kenyataan aktual yang ditemukan pada saat wawancara. Dalam tahapan ini juga akan dilihat bagaimana kesiapan pelamar dalam menerima tanggung jawab dan bekerja, juga akan dilihat sejauh mana sisi profesionalitas pelamar. Teknis dari tahap interview ini bisa sangat fleksibel. Bisa hanya interview, bisa interview + presentasi, bisa setengah bahasa inggris setengah bahasa Indonesia, atau bisa full bahasa inggris, tergantung bagaimana kebutuhan perusahaan.

Untuk menghadapi tahapan ini, Anda perlu mempersiapkan beberapa hal. Yang pertama pastinya Anda harus memiliki wawasan terlebih dahulu seputar tahapan ini. Apa yang biasanya ditanya, do and don’ts selama interview, bagaimana cara menjawab pertanyaan, dan beberapa hal lainnya. Anda dapat browsing dulu di internet, kemudian crosscheck dengan bertanya pada teman, senior, atau kenalan yang telah bekerja di perusahaan yang dituju. Kedua, pastikan Anda sudah benar-benar mempersiapkan jawaban, pertanyaan, dan informasi yang diperlukan saat interview. Bisa informasi seputar perusahaan, seputar posisi yang dilamar, atau standar gaji pada posisi tersebut. Kalau perlu, lakukan simulasi dengan teman-teman agar benar-benar lancar saat interview. Ingat, Anda sudah setengah jalan, akan sangat disayangkan jika harus gagal karena kurang persiapan.

Baca Juga : 10 Tips Jitu Lolos Ujian CPNS

4. Tahap Interview User

Tahapan Seleksi kerja 3Kalau di tahapan sebelumnya, pelamar lebih banyak ditanyai seputar kepribadiannya, di tahapan ini proses interview akan lebih berfokus kepada kompetensi atau skill yang dimiliki pelamar sesuai dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Apakah pelamar memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Dalam tahapan ini, biasanya pelamar akan bertemu dengan pimpinan bagian dari bidang yang dilamar. Misal Anda melamar di bagian programmer, maka yang menginterview adalah Kepala Bagian IT. Jika melamar di bagian Accounting, maka yang menginterview adalah kepala bagian Finance.

Nah disinilah, ilmu yang Anda dapatkan selama kuliah dipakai. Disini Anda akan ditanya pengalaman yang Anda miliki seputar bidang yang Anda lamar. Kadang, bertanya saja tidak cukup bagi interviewer. Dalam beberapa posisi, bahkan sampai perlu dilakukan tes kompetensi di tempat, seperti tes membuat kodingan untuk posisi yang berhubungan dengan IT.

Yang perlu Anda persiapkan disini sebenarnya hampir sama dengan tahap interview HRD sebelumnya. Cari informasi seputar bidang yang dilamar, siapa yang menginterview, belajar kembali materi-materi saat kuliah. Berlatihlah mengerjaan soal-soal secara mandiri di rumah agar ketika saat interview lancar. Dengan begitu, Anda akan semakin yakin dalam menjawab, dan jawaban yang dilontarkan pun semakin berbobot.

5. Medical Check-up

Tahapan Seleksi kerja 4Tahapan terakhir yang biasanya terkesan mudah namun sebenarnya mematikan adalah tahap medical check-up. Kenapa mematikan? Karena biasanya banyak pelamar yang percaya diri sehat secara kasat mata namun ternyata setelah dites hasilnya tidak berkata demikian. Banyak yang fisiknya terlihat sehat bugar namun ketika dites hasilnya menunjukkan kadar gula dalam darah tinggi, kadar kolesterol tinggi. Biasanya ini banyak disebabkan karena saat mahasiswa dulu suka begadang, makan tidak teratur, suka merokok, dan jarang olahraga. Tentu sangat nyesek dan disayangkan, jika Anda sudah berkorban dan berjuang sedemikian hebat untuk lolos tahap-tahap sebelumnya, namun harus gagal karena suatu hal yang sebenarnya bisa dicegah jauh-jauh hari.

Untuk melewati tahap ini dengan sukses, maka tidak ada cara lain selain menjaga kesehatan Anda mulai dari sekarang. Jangan tunggu mendekati hari H baru menjaga kesehatan karena tentu efeknya tidak akan maksimal. Ingat, kesehatan memang harus dijaga bukan hanya untuk diterima kerja saja, tapi juga untuk hidup Anda seterusnya. Biasakan untuk menjaga pola makan, memilah-milah makanan yang dimakan, tidur cukup, kurangi begadang, karena suatu saat Anda baru merasakan dampaknya dalam jangka panjang.

Sebenarnya masih ada beberapa tahapan yang cukup sering dilakukan perusahaan pada proses seleksi karyawan. Seperti tes bahasa inggris, focus group discussion, dan tahap interview top management. Agar artikel ini tidak terlalu panjang, maka akan saya bahas pada artikel lain. Demikian sedikit ulasan mengenai tahapan seleksi kerja di perusahaan. Semoga bermanfaat.

Sumber : https://diazpermana.wordpress.com

1
Hai, apakah ada yang bisa kami bantu ?
Powered by